Diet Ketogenik, Apa Sih itu?

Diet Ketogenik
Diet ketogenik, apakah itu sebenarnya? Diet yang juga biasa disebut diet keto ini adalah sebuah pola diet yang menggunakan lemak tubuh (body fat) sebagai sebagai sumber energi. Fungsi karbohidrat sebagai sumber energi digantikan oleh lemak. Sejauh ini diet keto lumayan populer sebagai metode diet menurunkan berat badan.

Untuk membuat tubuh anda memasuki kondisi ketogenik anda harus melakukan diet lemak tinggi dan rendah protein dengan asupan karbohidrat sangat rendah atau tanpa karbohidrat sama sekali. Ini menjadi panduan diet anda dalam 2 hari pertama. Setelah anda dalam kondisi ketogenik, anda harus meningkatkan asupan protein tinggi dan rendah lemak. Rasionya sekitar 65% lemak, 30% protein, dan 5% karbohidrat. Protein ditingkatkan sebagai cadangan untuk jaringan otot. Rendahnya karbohidrat membuat insulin tidak akan menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak. Ini yang anda mau, bukan?

Sekarang tubuh anda tidak memiliki karbohidrat dan tubuh anda harus mencari sumber tenaga yang lain, yaitu lemak. Ini situasi yang sangat bagus jika anda ingin mengurangi jumlah lemak tubuh. Tubuh akan memecah lemak dan menggunakannya sebagai sumber energi. Kondisi ini disebut ketosis. Kondisi ini memungkinkan anda mengurangi kadar lemak dalam tubuh sekaligus menjaga kondisi otot. 

Kemudian anda harus mengasup setidaknya 1 gram protein untuk setiap pon (sekitar 0,5 kg) berat tubuh anda. Ingatlah rasio 65% lemak, 30% protein, dan 5% karbohidrat. Jika berat anda 150 pon (sekitar 75 kg), maka anda memerlukan 150 gram protein per hari. Kemudian kalikan dengan 4 (jumlah kalori per gram protein) yang berarti 600 kalori per hari harus anda dapatkan dari protein. Sisa kalori yang anda butuhkan bisa didapatkan dari lemak. 

Diet ketogenik tidak harus dilakukan setiap hari, cukup dilakukan setiap Senin sampai Jumat. Pada saat weekend, anda bebas makan apa saja yang berkarbohidrat tinggi. Tambahan karbohidrat cair seperti whey amat disarankan setelah anda berkeringat di gym. Bebas makan pada saat weekend bertujuan sebagai recharge untuk tubuh anda dan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan gizi anda. 

Jadi diet ketogenik bisa disimpulkan seperti ini:
  • Harus mencapai kondisi ketosis dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan karbohidrat dari menu diet sekaligus mengkonsumsi lemak tinggi dan protein rendah/sedang.
  • Harus mengkonsumsi banyak serat.
  • Perhatikan jumlah protein yang masuk setelah dalam kondisi ketosis.
thumbnail
Judul: Diet Ketogenik, Apa Sih itu?
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Tips Diet :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz